ByKlik.com | Banda Aceh – Dinas Pengairan Aceh bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia Kota Banda Aceh menggelar aksi donor darah di lobi kantor setempat, Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan darah 79 kantong, melampaui target awal sebanyak 75 kantong.
Aksi kemanusiaan itu diikuti puluhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Pengairan Aceh. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pengairan Aceh, Erwin Ferdinansyah, turut ambil bagian sebagai pendonor.
Erwin menyatakan, donor darah bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk tanggung jawab sosial instansi pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan medis.
“Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, partisipasi aktif pegawai menunjukkan tingginya kepedulian dan solidaritas kemanusiaan di lingkungan kerja. Ia menilai, keterlibatan pimpinan dan jajaran pegawai menjadi bagian dari upaya membangun budaya berbagi di instansi pemerintah.
Darah yang terkumpul selanjutnya disalurkan melalui PMI Kota Banda Aceh untuk memenuhi kebutuhan stok darah di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Aceh Jaya. Ketersediaan stok darah dinilai krusial, terutama untuk pasien operasi, ibu melahirkan, korban kecelakaan, serta penderita penyakit yang memerlukan transfusi rutin.
PMI mengapresiasi capaian donor darah yang melebihi target tersebut. Tambahan pasokan darah diharapkan mampu memperkuat ketersediaan stok di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pengairan Aceh menegaskan komitmennya tidak hanya pada pelayanan teknis pengelolaan sumber daya air, tetapi juga pada kontribusi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.











