Berita Utama

Dinkes Aceh Raih Anugerah Inovasi Aceh 2025 lewat E-Profilkes Terintegrasi

Bambang Iskandar Martin
×

Dinkes Aceh Raih Anugerah Inovasi Aceh 2025 lewat E-Profilkes Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bappeda Aceh, Muhajir, ST, MT, saat menyerahkan penghargaan Anugerah Inovasi Aceh kepada Dinas Kesehatan Aceh sebagai SKPA Sangat Inovatif tahun 2025, dan diterima langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, SKM, M.Kes, di ruang kerja Kadinkes Aceh, Senin, 2 Februari 2026. (Ist)

Byklik.com | Banda Aceh – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh meraih Penghargaan Anugerah Inovasi Aceh (AIA) Tahun 2025 atas inovasi E-Profilkes Terintegrasi, sebuah terobosan digital yang berkontribusi dalam penguatan tata kelola data kesehatan serta peningkatan kualitas perencanaan pembangunan sektor kesehatan di Aceh.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bappeda Aceh, Muhajir, ST, MT, dan diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, SKM, M.Kes, di ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Senin, 2 Februari 2026.

Dalam ajang Anugerah Inovasi Aceh 2025, Dinas Kesehatan Aceh berhasil masuk dalam kategori SKPA Sangat Inovatif. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bappeda Aceh melalui Bidang Riset dan Inovasi Daerah dengan mengusung tema “Akselerasi Inovasi Ekonomi untuk Peningkatan Kualitas Infrastruktur, SDM Unggul, dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Aceh.”

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut serta berharap inovasi E-Profilkes dapat terus dikembangkan dan terintegrasi dengan berbagai aplikasi lain di lingkungan Pemerintah Aceh.

Baca Juga  Kemendagri Minta Daerah Waspada Lonjakan Harga Jelang Ramadan

“Kami berharap adanya kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan dari Bappeda Aceh agar inovasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut, termasuk integrasi atau bridging dengan aplikasi lain, seperti penguatan data kebencanaan. E-Profilkes memuat data kesehatan umum yang dapat diakses publik, mulai dari jumlah sarana dan tenaga kesehatan, informasi 10 penyakit terbanyak, hingga berbagai data kesehatan lainnya,” ujar Ferdiyus.

Anugerah Inovasi Aceh merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Aceh kepada perangkat daerah yang menghadirkan inovasi untuk mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang produktif, efektif, dan berkelanjutan. Proses seleksi dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari sosialisasi, pembinaan teknis, hingga verifikasi dokumen inovasi yang dilaporkan melalui sistem Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri.

Pada tahun 2025, sebanyak 58 inovasi daerah dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) masuk nominasi. Dari jumlah tersebut, 28 inovasi ditetapkan sebagai finalis dan dinilai langsung oleh Tim Penilai Inovasi Aceh melalui tahapan penjurian yang berlangsung pada 10–14 November 2025 di Kantor Bappeda Aceh.

Baca Juga  Bappeda Aceh Godok Juknis Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

Berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh Nomor 500.10.30.2/1439/2025 tanggal 8 Desember 2025, penyerahan penghargaan Anugerah Inovasi Aceh Tahun 2025 dilakukan secara langsung oleh tim Bappeda Aceh ke masing-masing instansi pemenang, menyesuaikan dengan kondisi kebencanaan dan situasi pascabencana di Aceh.

Selain Dinas Kesehatan Aceh, penghargaan Anugerah Inovasi Aceh 2025 juga diterima oleh sejumlah instansi lainnya, antara lain Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Badan Kepegawaian Aceh, RSUD dr. Zainoel Abidin, Rumah Sakit Jiwa Aceh, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dinas Registrasi Kependudukan Aceh, serta Dinas Perhubungan Aceh.

Penghargaan ini diharapkan semakin mendorong tumbuhnya budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Aceh, khususnya di sektor kesehatan, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***