Headline

Dek Gam Tunjuk Bos Yudi Pimpin PAN Bireuen 2026–2030

Bambang Iskandar Martin
×

Dek Gam Tunjuk Bos Yudi Pimpin PAN Bireuen 2026–2030

Sebarkan artikel ini
Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh, Nazaruddin Dek Gam, menunjuk Wakil Presiden Persiraja Banda Aceh, Iswahyudi yang akrab disapa Bos Yudi, sebagai Ketua DPD PAN Bireuen periode 2026–2030, Minggu, 15 Februari 2026. (Ist)

Byklik.com | Banda Aceh – Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh, Nazaruddin Dek Gam, menunjuk Wakil Presiden Persiraja Banda Aceh, Iswahyudi atau Bos Yudi sebagai Ketua DPD PAN Bireuen periode 2026–2030.

Penunjukan tersebut diumumkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) serentak yang dipusatkan di Kantor DPW PAN Aceh, Banda Aceh, Minggu, 15 Februari 2026.Kegiatan itu menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi menjelang tahapan politik 2029.

Dalam struktur kepengurusan baru, Edi Supriadi ditetapkan sebagai Sekretaris, sedangkan Suriya Yunus, anggota DPRK Bireuen, dipercaya sebagai Bendahara. Susunan ini dinilai memadukan unsur pengalaman dan regenerasi di tubuh partai.

Baca Juga  Puluhan Seniman Aceh Utara Ikut Trauma Healing Berbasis Budaya

Iswahyudi menyatakan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan ranting. “Kami ingin struktur partai aktif dan terorganisasi secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang pemilu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembenahan struktur dan peningkatan disiplin organisasi menjadi prioritas guna memperkuat daya saing PAN di Kabupaten Bireuen.

Sementara itu, fungsionaris senior PAN, Munzir Mustafa, menilai pergantian kepemimpinan tersebut sebagai momentum memperluas basis dukungan, baik dari pemilih tradisional maupun generasi muda.

Baca Juga  DPRA Lantik Tiga Anggota dari Partai Aceh, Bunda Salma Duduki Kursi Dewan

Pengamat politik lokal menilai PAN Bireuen masih menghadapi tantangan dari partai-partai lokal Aceh yang memiliki basis kultural dan jaringan kuat. Karena itu, konsolidasi internal dan kerja politik yang terukur dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan perolehan suara pada pemilu mendatang.

Langkah ini juga dipandang sebagai bagian dari strategi DPW PAN Aceh dalam memperkuat struktur organisasi di daerah. Keberhasilan kepengurusan baru akan ditentukan oleh soliditas kader serta kemampuan menjawab aspirasi masyarakat di Bireuen.***