Byklik.com | Aceh Utara – Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh Utara mengajak seluruh relawan dan pejuang kemanusiaan untuk bersinergi dalam upaya pemulihan akses jalur KKA guna memperlancar distribusi bantuan ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, menegaskan bahwa TNI memahami dan menghargai niat baik para relawan yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui jalur tersebut. Ia menyebutkan, TNI bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya terus berupaya maksimal membantu masyarakat terdampak bencana melalui berbagai jalur yang memungkinkan.
“Salah satu fokus utama kami saat ini adalah pembukaan dan normalisasi akses jalur KKA agar kendaraan logistik dan distribusi bahan bakar minyak dapat melintas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Bener Meriah dan Aceh Tengah,” ujar Letkol Arh Jamal Dani Arifin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 20 Desember 2025.

Ia menjelaskan, proses pemulihan jalur KKA menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Di antaranya kepadatan lalu lintas kendaraan roda dua dan roda empat di sekitar lokasi pekerjaan alat berat, sehingga menghambat kelancaran proses perbaikan. Kondisi tersebut diperparah oleh faktor cuaca yang tidak mendukung.
Bahkan, kata dia, sempat muncul ancaman terhadap alat berat yang digunakan apabila pengaturan buka tutup jalur tetap dilakukan. Situasi tersebut dinilai berpotensi menghambat percepatan pemulihan akses jalan yang vital bagi penyaluran bantuan kemanusiaan.
Meski demikian, Dandim menegaskan bahwa pada prinsipnya tujuan semua pihak adalah sama, yakni membantu pemenuhan hak-hak dasar masyarakat terdampak bencana. Namun, ia menyayangkan adanya aktivitas di jalur tersebut yang dinilai tidak lagi sepenuhnya berorientasi pada kepentingan kemanusiaan, melainkan mengarah pada kepentingan bisnis.

Sebagai langkah antisipasi, TNI menurunkan personel untuk mengatur waktu buka tutup jalur KKA. Pengaturan dilakukan oleh Komandan Batalyon Arhanud bersama unsur Batalyon Kavaleri dan Batalyon Zeni Konstruksi, dengan prioritas pada kelancaran pekerjaan alat berat serta aktivitas masyarakat yang bersifat mendesak dan darurat.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk saling mendukung dan berkoordinasi. Personel TNI di lapangan siap membantu dan membuka komunikasi demi kelancaran penanganan bencana,” katanya.
Ia berharap seluruh elemen dapat menyatukan niat dan langkah secara tertib dan bertanggung jawab agar proses pemulihan berjalan lebih cepat serta mampu meringankan beban masyarakat di Bener Meriah dan Aceh Tengah.***











