Ekonomi & Bisnis

Danantara Dorong Kolaborasi Pertamina–PLN Energi Bersih

Avatar
×

Danantara Dorong Kolaborasi Pertamina–PLN Energi Bersih

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi [Foto: Pertamina]

Byklik.com | Jakarta — Danantara Indonesia memfasilitasi kerja sama strategis Pertamina dan PLN untuk mempercepat pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero), yang difasilitasi oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui PT Danantara Asset Management (Persero).

Kerja sama ini menjadi fondasi awal pengembangan proyek panas bumi yang akan dituangkan lebih lanjut dalam perjanjian resmi.

“Melalui kolaborasi lintas BUMN yang terintegrasi dan berstandar internasional, Danantara Indonesia mendorong ketahanan energi, transisi ekonomi rendah karbon, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Senin (5/1/2026).

Sinergi Pertamina dan PLN ini sejalan dengan Kebijakan Energi Nasional, target Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) 2030, serta visi Net Zero Emission 2060, dengan memaksimalkan panas bumi sebagai sumber energi baru dan terbarukan berbasis domestik.

Baca Juga  Temui Hashim di Jakarta, Gubernur Mualem Sampaikan Pentingnya Reaktivasi Pabrik Kertas Aceh

Kesepakatan operasional dijalankan melalui PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) dan PT PLN Indonesia Power (PLN IP), yang telah menandatangani Head of Agreements. Kolaborasi ini mencakup pengembangan proyek Ulubelu Bottoming Unit di Lampung dan Lahendong Bottoming Unit di Sulawesi Utara, sebagaimana tertuang dalam Consortium Agreement.

Ruang lingkup kerja sama meliputi penyusunan skema kemitraan optimal, pemanfaatan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) masing-masing pihak, percepatan implementasi proyek, studi kelayakan teknis dan komersial, serta pembentukan Tim Kerja Bersama dan Joint Committee sebagai forum koordinasi.

Sebanyak 19 proyek panas bumi eksisting dengan total kapasitas sekitar 530 MW akan diakselerasi melalui sinergi operasional. Selain itu, para pihak juga mengkaji potensi pengembangan tambahan di wilayah prospektif baru, sehingga total potensi kapasitas dapat mencapai 1.130 MW dengan estimasi nilai investasi hingga USD 5,4 miliar.

Baca Juga  Diskop Aceh Fasilitasi Pertemuan KDMP Blang Kolak II dengan Pertamina

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyatakan, kolaborasi ini membuka peluang optimalisasi wilayah kerja panas bumi nasional secara progresif. “Bersama PLN dan Danantara Indonesia, kami siap mempercepat proyek strategis untuk memperkuat bauran energi terbarukan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan peran PLN dalam menyediakan listrik andal dan berkelanjutan. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah konkret memperbesar kapasitas pembangkit rendah karbon sekaligus menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

Melalui tata kelola yang akuntabel dan terintegrasi, Danantara Indonesia menegaskan perannya sebagai penggerak transformasi energi dan pengelola aset strategis negara, menjembatani kebijakan nasional dengan implementasi nyata di sektor energi bersih.