ByKlik.com | Banda Aceh — Prestasi gemilang di kancah nasional kembali ditorehkan oleh putra-putri terbaik Aceh. Cut Yety Kasturi, mahasiswi Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi UIN Ar-Raniry, resmi dilantik sebagai Google Student Ambassador (GSA) dalam acara inaugurasi di Kantor Google Indonesia, Jakarta, Sabtu (7/2/2026) lalu.
Cut Yety berhasil mencatatkan namanya dalam daftar 800 peserta terpilih dari total 12 ribu pendaftar di seluruh Indonesia. Dengan tingkat kelulusan yang hanya mencapai 9%, pencapaian ini menempatkan mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan tersebut sebagai salah satu representasi UIN Ar-Raniry yang memiliki kompetensi unggul di bidang pengembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI).
Program GSA 2025 merupakan inisiatif global dari Google yang bertujuan membekali mahasiswa terpilih dengan akses eksklusif kepada para ahli (Googlers), voucher pembelajaran, serta dukungan perangkat kerja Gemini AI. Selama masa bakti empat bulan ke depan, Cut Yety mengemban misi strategis untuk menyebarkan literasi digital.
“Penting bagi kita untuk beradaptasi dengan teknologi di berbagai disiplin ilmu. Saya berharap prestasi ini dapat menginspirasi rekan-rekan mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Cut Yety kepada ByKlik, Sabtu (14/2).
Tugas utama Cut Yety nantinya meliputi penyelenggaraan berbagai pelatihan dan kegiatan edukatif untuk mengenalkan pemanfaatan AI secara produktif, baik di lingkungan kampus UIN Ar-Raniry maupun di internal organisasi. Ia merupakan pengurus aktif di organisasi Ikatan Masyarakat dan Pelajar Matangkuli (IMPELMA) Banda Aceh.
Keberhasilan ini disambut antusias oleh keluarga besar IMPELMA Banda Aceh. Ketua Umum IMPELMA, Andi Miswar, turut menyatakan bahwa pencapaian Cut Yety merupakan bukti nyata kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pemuda asal Matangkuli yang mampu bersaing di era digital.
“Kami sangat bangga atas keberhasilan Cut Yety Kasturi. Pencapaiannya dalam program Google Student Ambassador menunjukkan bahwa pengurus IMPELMA memiliki daya saing yang unggul dan siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.
Andi menambahkan bahwa pihak organisasi akan memberikan dukungan penuh bagi setiap pengurus yang ingin mengeksplorasi potensi diri. Ia berharap semangat literasi digital yang dibawa oleh Cut Yety dapat diimplementasikan demi kemajuan organisasi dan daerah.
IMPELMA Banda Aceh sendiri merupakan organisasi wadah mahasiswa dan masyarakat asal Matangkuli, Aceh Utara, yang berdomisili di Banda Aceh, dengan komitmen kuat pada pembinaan kepemudaan dan pengembangan potensi akademik guna melahirkan generasi yang inovatif. []











