Byklik.com | Idi Rayeuk – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyerahkan secara simbolis bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa 398 ekor sapi untuk kebutuhan meugang masyarakat terdampak banjir.
Penyerahan dilakukan di Lapangan Tembak, Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Selasa, 17 Februari 2026.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga di sejumlah kecamatan terdampak banjir dan disalurkan melalui para camat untuk didistribusikan ke tingkat desa (gampong).
Menurut Al-Farlaky, bantuan itu merupakan respons pemerintah pusat atas kondisi masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana. Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan yang diberikan menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
“Hari meugang memiliki makna penting bagi masyarakat Aceh. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak banjir,” ujar Al-Farlaky.
Ia menjelaskan, bantuan disalurkan dalam bentuk transfer dana ke rekening pemerintah daerah. Pencairan anggaran sempat menunggu surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri sebagai dasar administrasi penggunaan dana.
Setelah surat edaran diterbitkan pada Jumat sore, pemerintah daerah segera memproses pencairan melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan dengan dukungan Bank Aceh. Proses pencairan dilakukan pada dini hari guna mempercepat pengadaan sapi.
Karena keterbatasan waktu, pemerintah daerah menunjuk satu penyedia (vendor) untuk memastikan pengadaan sapi dapat segera direalisasikan. Sebanyak 398 ekor sapi kemudian didistribusikan ke kecamatan terdampak untuk diteruskan kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga menyiapkan mekanisme laporan pertanggungjawaban yang ditargetkan rampung pada 12 Ramadan untuk disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.
Selain itu, para kepala daerah di Aceh disebut telah bersepakat mengusulkan bantuan serupa menjelang Idulfitri apabila pada tahap pertama masih terdapat kekurangan.
Pemkab Aceh Timur mengimbau para camat dan kepala desa memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran sesuai data masyarakat terdampak banjir.***











