Berita Utama

BNPB dan TNI Bersihkan Akses Jalan Terdampak Banjir di Geudumbak

Avatar
×

BNPB dan TNI Bersihkan Akses Jalan Terdampak Banjir di Geudumbak

Sebarkan artikel ini
BNPB, Yonzipur 5/ABW, dan Koramil 29/Langkahan bersihkan jalan di Dusun Pante Reusip dan Dusun Pante Seupeng, Langkahan, Aceh Utara, Senin, 2 Februari 2026. [Foto: Pendim 0103/Acut]

ByKlik.com | Langkahan — Akses jalan warga di Desa Gedumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, yang sempat tertutup material kayu sisa banjir, mulai kembali terbuka setelah dilakukan pembersihan lanjutan menggunakan alat berat, Senin, 2 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), prajurit Yonzipur 5/ABW, serta personel Koramil 29/Langkahan. Fokus pembersihan dilakukan di Dusun Pante Reusip dan Dusun Pante Seupeng, dua wilayah yang akses jalannya tertutup tumpukan kayu berukuran besar akibat terjangan banjir beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Tertahan Longsor di Gayo Lues, Sekda Aceh Tiba di Aceh Tamiang

Sebanyak 13 unit alat berat dikerahkan dalam operasi tersebut. BNPB menurunkan dua unit doser, sementara Yonzipur 5/ABW mengoperasikan satu unit doser dan sepuluh unit beko capit untuk mengevakuasi material kayu berdiameter besar yang menghalangi badan jalan.

Babinsa Koramil 29/Langkahan, Kopka Wendi Kurniadi, mengatakan pendampingan dilakukan guna memastikan proses pembersihan berjalan aman, tertib, dan efektif. Kehadiran aparat teritorial juga bertujuan mempercepat pemulihan akses vital masyarakat yang selama ini terganggu.

Baca Juga  Mendagri: Aceh Tamiang Jadi Laboratorium Ilmu Pemerintahan Pascabencana

“Pendampingan ini penting agar pekerjaan di lapangan berjalan lancar dan akses utama warga bisa segera difungsikan kembali,” ujarnya.

Seluruh akses jalan di dua dusun tersebut merupakan jalur utama aktivitas harian masyarakat, termasuk untuk distribusi logistik dan mobilitas warga. Dengan pembersihan lanjutan ini, proses pemulihan pascabanjir di wilayah Langkahan diharapkan berlangsung lebih cepat sehingga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat segera kembali normal.