Byklik.com | Jakarta — Bank Mandiri bersama Kementerian Pertahanan RI membangun lima jembatan Bailey untuk memulihkan akses wilayah di Sumatra yang terputus akibat banjir dan tanah longsor. Bantuan tersebut dimaksudkan sebagai langkah penting mempercepat pemulihan mobilitas, distribusi bantuan, dan aktivitas ekonomi masyarakat terdampak.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan pembangunan jembatan darurat ini merupakan dukungan konkret BUMN dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak, sembari menunggu infrastruktur permanen terbangun.
“Sinergi ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam merespons bencana. Jembatan Bailey kami pilih karena pemasangannya cepat dan sesuai dengan kondisi lapangan, sehingga bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Riduan, Sabtu (3/1/2026).
Selain menjadi penghubung mobilitas warga, jembatan Bailey berperan penting dalam memperlancar distribusi bantuan dan membuka kembali akses layanan publik di daerah terdampak.
Sebagai respons kemanusiaan berkelanjutan, sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025 Bank Mandiri telah menyalurkan lebih dari 288.889 paket bantuan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mencakup sembako, obat-obatan, kebutuhan perempuan dan balita, selimut, air bersih, genset, hingga pakaian layak pakai.
Bank Mandiri juga mendukung pembangunan 600 unit Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, serta kembali mengerahkan Relawan Mandiri Tanggap Bencana tahap lanjutan. Sebanyak 20 relawan dari berbagai unit, termasuk Mandiri Emergency Response Unit (MERU), diterjunkan ke Kabupaten Gayo Luwes.
Di lapangan, relawan tidak hanya menyalurkan logistik, tetapi juga mengoperasikan posko tanggap bencana, dapur umum, layanan kesehatan, pendidikan darurat, hingga kegiatan trauma healing bagi warga terdampak.











