Berita Utama

Alat Berat TNI Masuk Sekolah, Proses Pemulihan Tertangani

Bambang Iskandar Martin
×

Alat Berat TNI Masuk Sekolah, Proses Pemulihan Tertangani

Sebarkan artikel ini
Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Taruli H. Tampubolon, S.H., M.M., menyerahlan bantuan alat berat Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., Kamis, 29 Januari 2026. (Ist)

Byklik.com | Kuala Simpang – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menerima dukungan alat berat dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) guna mempercepat pemulihan pascabanjir bandang. Bantuan tersebut diserahkan bersamaan dengan kunjungan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Taruli H. Tampubolon, S.H., M.M., yang disambut langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., di SMA Negeri 1 Kejuruan Muda, Kecamatan Rantau, Kamis, 29 Januari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Armia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan TNI terhadap upaya pemulihan daerah, khususnya di sektor pendidikan yang terdampak banjir.

Baca Juga  TNI Hadir, Warga Pedalaman Papua Tersenyum

“Bantuan ini sangat berarti bagi SMA Negeri 1 Kejuruan Muda agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan aman bagi para siswa,” ujar Bupati.

Kunjungan Kasum TNI dirangkai dengan penyerahan bantuan alat berat kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bentuk dukungan percepatan pemulihan pascabanjir. Bantuan tersebut meliputi satu unit excavator PC 75, satu unit dump truck, serta 5.000 ton bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung proses pembersihan lingkungan sekolah.

Selain itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga dijadwalkan menyerahkan bantuan seragam sekolah kepada para siswa yang terdampak banjir sebagai wujud kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan di Aceh Tamiang.

Baca Juga  Gotong Royong Warga dan Babinsa Bangun Parit Desa Lak Lak

Bupati Armia menambahkan, pemerintah daerah turut mengerahkan taruna dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Kepolisian (Akpol), Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Dalam Negeri (LPDN), serta Universitas Pertahanan untuk membantu kegiatan pembersihan dan pemulihan lingkungan sekolah.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen mengambil langkah-langkah strategis agar pelayanan publik dan kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan optimal pascabanjir,” pungkasnya.

Sinergi antara TNI, kementerian, dan pemerintah daerah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan pascabanjir bandang sekaligus memperkuat semangat masyarakat Aceh Tamiang untuk bangkit kembali.***