Byklik.com | Blangkejeren – Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues membangun jembatan gantung di Dusun Begade Empat, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, untuk memulihkan akses warga yang terputus akibat banjir bandang.
Pembangunan jembatan gantung tersebut dikerjakan oleh Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) bersama Polsek Putri Betung selama empat hari berturut-turut sejak awal Februari 2026. Kasat Intelkam Polres Gayo Lues, AKP Jun Andri Saputra, S.H., memimpin langsung kegiatan pembangunan di lokasi.
Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui AKP Jun Andri Saputra menyampaikan bahwa jembatan gantung tersebut dibangun untuk mempermudah aktivitas masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas dan kegiatan perkebunan.
“Polri membangun jembatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir bandang. Jembatan gantung ini sangat dibutuhkan warga untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari,” ujar Jun Andri, Sabtu, 7 Februari 2026.
Selama proses pembangunan, personel kepolisian bekerja bersama masyarakat secara gotong royong. Warga setempat berpartisipasi aktif, mulai dari pengangkutan material hingga pemasangan lantai jembatan.
Perwakilan masyarakat Desa Ramung Musara menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polres Gayo Lues dan Polsek Putri Betung atas bantuan pembangunan jembatan gantung tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan adanya jembatan ini. Sekarang kami bisa kembali ke kebun dan beraktivitas dengan lebih mudah,” ujar salah seorang warga.
AKP Jun Andri menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap pembangunan infrastruktur masyarakat serta bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pascabencana.
Dengan rampungnya pembangunan jembatan gantung ini, Polres Gayo Lues berharap aktivitas masyarakat Desa Ramung Musara dapat kembali berjalan normal. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.***











