Pendidikan & Karier

Aceh Tengah–PEPI Sepakati Pengembangan SDM Kopi Gayo

Bambang Iskandar Martin
×

Aceh Tengah–PEPI Sepakati Pengembangan SDM Kopi Gayo

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan PEPI menandatangani nota kesepahaman (MoU) pengembangan SDM Kopi Gayo, Selasa, 10 Maret 2026. (Ist)

Byklik.com | Tangerang – Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si menjadi narasumber pada kuliah umum bertema “Pengembangan Kopi Gayo dan Peran Generasi Muda Pertanian di Aceh Tengah” di kampus Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Serpong, Tangerang, Banten, Selasa, 10 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di gedung perkuliahan kampus tersebut diikuti mahasiswa tingkat I dan II. Acara juga dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah serta civitas akademika PEPI.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan PEPI menandatangani nota kesepahaman (MoU). Kerja sama ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi muda Aceh Tengah dalam pengembangan sektor pertanian dan perkebunan berkelanjutan, terutama komoditas kopi.

Direktur PEPI Dr. Ir. Harmanto, M.Eng menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Aceh Tengah beserta rombongan. Menurutnya, kuliah umum tersebut bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai potensi komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga  Dekan Lantik 350 Mahasiswa Pengurus Delapan Ormawa Fakultas Hukum Unimal

“Siapa yang tidak kenal Kopi Gayo. Kopi ini merupakan salah satu kopi unggulan Indonesia yang telah mendunia. Pengembangannya tidak hanya berkaitan dengan budidaya, tetapi juga mencakup pengolahan pascapanen, pemasaran, hingga penguatan kelembagaan pertanian. Di sinilah peran generasi muda sangat penting sebagai agen perubahan,” kata Harmanto.

Ia juga menjelaskan bahwa PEPI berdiri pada 2019 dengan sistem pendidikan berbasis praktik. Sekitar 67 persen proses pembelajaran dilakukan melalui praktik lapangan. Saat ini kampus tersebut memiliki tiga program studi, yakni Mekanisasi Pertanian, Tata Air Pertanian, dan Pengolahan Hasil Pertanian dengan jumlah mahasiswa sekitar 400 orang, termasuk mahasiswa asal Aceh.

Sementara itu, dalam kuliah umumnya, Bupati Haili Yoga memaparkan potensi besar daerahnya sebagai salah satu penghasil kopi arabika terbaik dunia, yakni Kopi Gayo. Ia mengatakan komoditas kopi telah menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di dataran tinggi Gayo.

Baca Juga  Pemko Lhokseumawe dan Islamic Relief Indonesia Teken MoU Program Kemanusiaan

Menurutnya, sektor perkebunan kopi di Aceh Tengah sempat menghadapi tantangan akibat kerusakan lahan yang dipicu bencana hidrometeorologi. Meski demikian, melalui penguatan sumber daya manusia dan inovasi di bidang pertanian, potensi tersebut diyakini dapat kembali berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kerja sama dengan PEPI, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berharap generasi muda memperoleh pendidikan dan pengalaman lebih luas di bidang pertanian modern. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan teknologi baru dalam pengembangan kopi serta komoditas pertanian lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Aceh Tengah Risnawati, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perikanan, Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD), serta Ketua dan Komisioner Baitul Mal Aceh Tengah.***