ByKlik.com | Takengon — Polres Aceh Tengah mengintensifkan sosialisasi bahaya narkoba dan bullying (perundungan) di lingkungan sekolah melalui kegiatan Saweu Sikula. Hari ini, Senin, 26 Januari 2026 dilakukan di SMK Negeri 5 Takengon.
Kasat Binmas Polres Aceh Tengah AKP Saudin Situmorang, S.Pd., yang bertindak sebagai pembina upacara Senin, menegaskan penyalahgunaan narkoba dan praktik perundungan merupakan ancaman serius bagi masa depan pelajar serta keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Narkoba dan bullying merusak masa depan. Pelajar harus berani menolak dan melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba maupun perundungan di sekolah,” ujar Saudin dalam amanatnya.
Selain narkoba dan bullying, Saudin juga mengingatkan siswa agar menjauhi tawuran, pergaulan bebas, serta menggunakan media sosial secara bijak guna mencegah konflik dan pelanggaran hukum di kalangan remaja.
Ia menekankan pentingnya disiplin, etika, dan kepatuhan terhadap peraturan sekolah sebagai fondasi pembentukan karakter pelajar. Menurutnya, lingkungan sekolah yang aman dan tertib menjadi kunci tumbuhnya generasi muda yang sehat dan berprestasi.
Kegiatan Saweu Sikula tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Aceh Tengah dalam membangun kesadaran hukum sejak dini, sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai ruang aman bagi pelajar dari pengaruh negatif narkoba dan perilaku perundungan.











