ByKlik.com | Meulaboh — Universitas Teuku Umar (UTU) resmi memulai tahapan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk tahun akademik 2026/2027. Pada tahun ini, UTU menyiapkan kuota sebanyak 2.770 kursi bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Kuota penerimaan tersebut dibagi ke dalam tiga jalur, yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) sebesar 40 persen, Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) sebesar 50 persen, serta jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMM PTN) Wilayah Barat sebesar 10 persen.
Selain menyediakan kuota yang cukup besar, UTU juga memastikan akses pendidikan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui berbagai skema bantuan biaya pendidikan. Beberapa di antaranya adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Beasiswa Afirmasi Pendidikan (ADiK), serta sejumlah program beasiswa internal dan eksternal lainnya.
Rektor Universitas Teuku Umar Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si., mengajak lulusan SMA dan sederajat untuk menjadikan UTU sebagai pilihan utama melanjutkan pendidikan tinggi.
“Kami berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik serta memastikan kendala ekonomi tidak menjadi penghalang bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan studi melalui berbagai program beasiswa yang tersedia,” ujar Ishak Hasan, dikutip ByKlik.com dari portal resmi UTU, Minggu, 25 Januari 2026.
Pada tahun akademik 2026/2027, UTU memiliki 27 program studi sarjana, lima program studi magister, dan satu program studi profesi insinyur. UTU juga memperkuat kapasitas akademiknya dengan membuka tiga program studi baru, yakni Sains Keolahragaan di Fakultas Ilmu Kesehatan, Biosains Hewan di Fakultas Pertanian, serta Teknik Infrastruktur dan Lingkungan di Fakultas Teknik.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama UTU, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc., mengatakan pengembangan program studi tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.
“Langkah ini bertujuan memastikan lulusan UTU memiliki kompetensi yang relevan dan siap berkontribusi secara nyata di dunia kerja,” kata Aman Yaman.
Seluruh kebijakan akademik tersebut sejalan dengan visi UTU sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan agro and marine industry. Melalui penguatan sumber daya manusia di sektor pertanian dan kelautan, UTU menargetkan lahirnya lulusan yang mampu mengoptimalkan potensi sumber daya lokal dan berdaya saing global.











