ByKlik.com | Redelong — Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyerahkan santunan kepada 33 ahli waris korban bencana banjir bandang dan tanah longsor. Penyerahan santunan berlangsung di Pendopo Bupati Bener Meriah, Sabtu, 24 Januari 2026.
Santunan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah itu sebagai bentuk kehadiran negara di tengah duka masyarakat terdampak bencana.
Bupati Bener Meriah Ir. H. Tagore Abubakar mengatakan, bantuan yang disalurkan tidak akan pernah sebanding dengan kehilangan yang dialami keluarga korban. Namun, pemerintah berharap santunan tersebut dapat meringankan beban sekaligus menjadi penguat bahwa keluarga korban tidak sendirian menghadapi musibah.
“Ini adalah wujud empati dan tanggung jawab pemerintah. Kami ingin keluarga korban tahu bahwa mereka didampingi, baik oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun seluruh masyarakat,” kata Tagore.
Ia mengakui, penanganan bencana masih dihadapkan pada berbagai keterbatasan, terutama dalam situasi darurat. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar penanganan bencana ke depan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan korban secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bener Meriah juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Bener Meriah yang sedang berduka. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada relawan, aparat TNI dan Polri, tenaga kesehatan, serta seluruh masyarakat yang telah membantu dengan tenaga, pikiran, dan materi. Semoga semua kebaikan ini dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT,” ujarnya.
Penyerahan santunan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana, sekaligus simbol kepedulian pemerintah terhadap korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah.











