ByKlik.com | Meulaboh — Personel TNI dan Polri meningkatkan patroli dan sambangi warga di Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat. Aksi ini sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu, 24 Januari 2026.
Patroli melibatkan personel Polsek Sungai Mas dan Babinsa Koramil setempat. Aparat menyasar sejumlah gampong untuk menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menekankan bahaya karhutla yang dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan mengancam keselamatan warga. Masyarakat diingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan di lahan kering serta segera melapor kepada aparat keamanan jika menemukan indikasi kebakaran.
Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Sungai Mas AKP Mhd. Jahrisyah Siregar, mengatakan patroli dialogis menjadi strategi preventif untuk menekan risiko karhutla, khususnya di wilayah pedesaan yang rawan pembukaan lahan.
“Pencegahan lebih efektif dilakukan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Kami mengajak warga bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun,” kata AKP Mhd. Jahrisyah Siregar.
Ia menegaskan, sinergi TNI, Polri, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam pengendalian karhutla. Menurutnya, partisipasi aktif warga dalam melaporkan potensi kebakaran memungkinkan penanganan dilakukan sejak dini sebelum meluas.
Hingga patroli berakhir, situasi keamanan di Kecamatan Sungai Mas terpantau aman dan kondusif. Polsek Sungai Mas bersama Koramil setempat memastikan kegiatan patroli dan sambang warga akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencegahan karhutla dan pemeliharaan ketertiban masyarakat.











