Berita Utama

Warga Terisolasi, Pembangunan Jembatan Gantung Capai 49,55 Persen

Avatar
×

Warga Terisolasi, Pembangunan Jembatan Gantung Capai 49,55 Persen

Sebarkan artikel ini
Pembangunann jembatan gantung perintis Lubuk Sidup–Aras Sembilan kini telah mencapai 49,55 persen hingga Jumat, 23 Januari 2026. [Foto: Pendim 0117/Tamiang]

ByKlik.com | Aceh Tamiang — Warga Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, dan Desa Aras Sembilan, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, masih mengalami keterbatasan akses akibat terputusnya jembatan penghubung saat bencana.

Untuk memulihkan konektivitas antar desa, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Lubuk Sidup–Aras Sembilan kini telah mencapai 49,55 persen hingga Jumat, 23 Januari 2026.

Jembatan tersebut dibangun melalui kolaborasi prajurit Kodim 0117/Aceh Tamiang dan Brigif 25/Siwah, Tim Vertical Rescue Indonesia, serta masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana.

Baca Juga  Israel Hantam Doha: Putra Negosiator Hamas Tewas, Pimpinan Selamat

Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.

“Jembatan ini sangat dibutuhkan warga. Akses yang layak akan mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat,” ujarnya, Jumat, 23 Januari 2026.

Terputusnya akses sebelumnya berdampak langsung pada aktivitas warga, mulai dari distribusi hasil pertanian, mobilitas anak menuju sekolah, hingga akses masyarakat ke layanan kesehatan, terutama saat debit sungai meningkat pada musim hujan.

Baca Juga  Awal 2026, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Bencana Aceh Tamiang

Jembatan gantung perintis ini memiliki panjang sekitar 250 meter dan dirancang untuk dilalui pejalan kaki serta kendaraan roda dua. Keberadaannya diharapkan menjadi jalur vital penghubung ekonomi dan sosial bagi dua desa yang selama ini terisolasi.