ByKlik.com | Redelong — Pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah melalui pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak di Desa Panta Kuli, Kecamatan Mesidah. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 60 persen.
Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 01/Bandar Kapten Inf Arianto mengatakan, sebanyak 13 unit Huntra sedang dibangun untuk warga Desa Panta Kuli yang terdampak paling parah akibat bencana.
“Pembangunan 13 unit Huntara saat ini telah mencapai progres sekitar 60 persen dan terus dikebut agar segera dapat ditempati masyarakat,” kata Kapten Arianto, Jumat, 23 Januari 2026.
Menurutnya, Huntara dibangun sebagai solusi hunian sementara yang layak, aman, dan sehat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Seluruh unit Huntra menggunakan material kayu yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.
Kapten Arianto menambahkan, percepatan pembangunan menjadi prioritas agar masyarakat terdampak dapat segera keluar dari kondisi hunian darurat dan mulai kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
“Kami berharap dalam waktu dekat Huntara ini sudah bisa ditempati. Keberadaannya diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana,” ujarnya.
Pembangunan Huntara tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan terpadu yang melibatkan TNI dan pemerintah daerah untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.











