Berita Utama

Lahan Huntara Desa Paya Tukai Langkahan Mulai Dibersihkan

Avatar
×

Lahan Huntara Desa Paya Tukai Langkahan Mulai Dibersihkan

Sebarkan artikel ini
Satu unit ekskavator Hitachi Zaxis 70 dikerahkan untuk membersihkan lahan huntara di Paya Tukai, Langkahan, Jumat, 23 Januari 2026. [Foto: Pendim 0103/Acut]

ByKlik.com| Langkahan — Persiapan lahan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Paya Tukai, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, mulai dikebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Pembersihan lahan difokuskan pada sejumlah titik yang telah ditetapkan sebagai lokasi Huntara. Material sisa banjir berupa lumpur, kayu, dan puing diangkat agar tidak menghambat proses pembangunan.

Baca Juga  Dandim Akui Insiden Perampasan HP Wartawan, Mediasi Segera Digelar

Untuk mempercepat kesiapan lokasi, satu unit alat berat jenis ekskavator Hitachi Zaxis 70 dikerahkan. Pengoperasian alat berat diarahkan secara teknis agar lahan benar-benar bersih, rata, dan sesuai dengan rencana pembangunan Huntara.

“Kesiapan lahan menjadi kunci agar pembangunan Huntara bisa segera dimulai. Karena itu, pembersihan harus tuntas,” kata Babinsa Koramil 29/Langkahan, Sertu Hayuti, bersama perangkat desa setempat, Jumat, 23 Januari 2026.

Percepatan persiapan lahan dinilai mendesak mengingat masih adanya warga yang tinggal di tempat tidak layak pascabencana. Pemerintah setempat menargetkan pembangunan Huntara dapat segera dilaksanakan setelah lahan dinyatakan siap, sehingga warga terdampak memiliki tempat tinggal sementara yang aman selama masa pemulihan.

Baca Juga  VRI Aceh Perkuat Upaya Pemulihan Jaringan Listrik di Bireuen

Sinergi antara TNI dan pemerintah desa difokuskan untuk memastikan tahapan awal pembangunan berjalan tanpa kendala, sekaligus memberikan kepastian kepada warga bahwa penanganan pascabencana terus berlanjut dan tidak berhenti pada penetapan status darurat semata.