ByKlik.com | Banda Aceh — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menetapkan pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkem, Kabupaten Bireuen, sebagai super prioritas pascabencana.
Kepala BPJN Aceh Heri Yugiantoro mengatakan, jembatan tersebut berada di koridor vital lintas timur dan lintas tengah Aceh yang menjadi penggerak utama konektivitas wilayah dan distribusi logistik.
“Jembatan Krueng Tingkem kami tetapkan super prioritas karena berada di lintas utama perekonomian Aceh,” ujar Heri dalam dialog Banda Aceh Menyapa RRI Banda Aceh, Selasa 20 Januari 2026.
Ia menjelaskan, Jembatan Krueng Tingkem memiliki bentang total 120 meter dengan konstruksi rangka baja dan gelagar beton. Saat ini, jembatan tersebut telah difungsikan sementara menggunakan jembatan Bailey hasil kerja sama BPJN Aceh dan Zipur TNI Angkatan Darat.
Sejak awal Januari 2026, akses kendaraan dilayani melalui tiga bentang jembatan Bailey dengan panjang masing-masing 24 meter, 15 meter, dan satu bentang tambahan.
“Penanganan kini berlanjut ke tahap konstruksi permanen. Insya Allah, Rabu dilakukan pencanangan pertama tiang pancang oleh Bapak Menteri,” kata Heri.
BPJN Aceh menargetkan pembangunan jembatan permanen ini mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendorong pemulihan ekonomi masyarakat Bireuen dan sekitarnya. [rri]











