ByKlik.com | Meulaboh — Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, S.H., membuka Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) VIII antardayah se-Barat Selatan Aceh yang digelar di Dayah ZUDI, Desa Ujong Tanjong, Kecamatan Meureubo, Sabtu (17 Januari 2026).
Dalam sambutannya, Said menyatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyambut baik pelaksanaan MQK sebagai ajang penguatan tradisi keilmuan dayah. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan melahirkan santri-santri terbaik di wilayah Barat Selatan Aceh.
Menurut Said, MQK bukan sekadar perlombaan, melainkan ruang kompetisi ilmiah yang mendorong santri membaca, memahami, dan menyampaikan isi kitab kuning secara mendalam, beradab, dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan, tradisi keilmuan dayah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai Islam yang rahmatan lil alamin serta membangun perdamaian di tingkat lokal hingga global.
Said juga menekankan bahwa capaian para santri merupakan hasil proses pembinaan panjang melalui bimbingan intensif para guru dan pimpinan dayah, bukan proses instan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, kata Said, berkomitmen terus mendukung penguatan kualitas santri melalui kegiatan keilmuan dan kompetisi, sekaligus memperkuat sinergi dengan dayah agar lulusan tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga mampu memberi solusi bagi persoalan sosial dan kemasyarakatan.











