Berita Utama

Burlah Kembali Terhubung, TNI Bangun Jembatan Darurat ke Tiga Desa

Avatar
×

Burlah Kembali Terhubung, TNI Bangun Jembatan Darurat ke Tiga Desa

Sebarkan artikel ini
Personel gabungan Kodim 0106/Aceh Tengah, Yonif TP 854/DK, dan Yon Zipur 6/Satya Digdaya membangun jembatan darurat di Desa Burlah, Ketol, Aceh Tengah, Sabtu 17 Januari 2026. [Foto: Kodim 0106/AcehTengah]

ByKlik.com | Takengon — Prajurit TNI Angkatan Darat bergerak cepat membangun jembatan darurat di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, menyusul terputusnya akses transportasi akibat tanah longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan oleh personel gabungan Kodim 0106/Aceh Tengah, Yonif TP 854/DK, dan Yon Zipur 6/Satya Digdaya yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal). Jembatan tersebut menjadi jalur vital penghubung Desa Burlah dengan Desa Kekuyang, Buge Ara, dan Bintang Pepara.

Baca Juga  Kasad Resmikan Jembatan Bailey, Umah Besi Kembali Terhubung

Akses darurat ini sangat dibutuhkan untuk memulihkan mobilitas warga, memperlancar distribusi logistik, serta memastikan layanan kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan.

Dengan dukungan alat berat, prajurit TNI AD fokus mempercepat pengerjaan konstruksi jembatan sekaligus membuka badan jalan darurat yang tertutup material longsor. Hingga Sabtu, 16 Januari 2026, data yang dirilis Dispenad, progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan segera dapat difungsikan.

Baca Juga  Ketua Dekranasda Lhokseumawe Juara I Fashion Show Wastra Khas Daerah

Proses pembangunan juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Warga bersama prajurit bergotong royong di lapangan, memperkuat semangat kebersamaan dalam upaya pemulihan wilayah terdampak bencana.

Kehadiran TNI AD di tengah masyarakat tersebut menegaskan komitmen institusi untuk selalu hadir dan menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana, sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga Aceh Tengah.