Berita Utama

Brimob Aceh Pulihkan MIN 1 Pidie Jaya

Avatar
×

Brimob Aceh Pulihkan MIN 1 Pidie Jaya

Sebarkan artikel ini
Personel Satuan Brimob Polda Aceh melakukan pembersihan pascabencana di MIN 1 Pidie Jaya, Desa Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Sabtu 17 Januari 2026. [Foto: Brimob Polda Aceh]

ByKlik.com | Pidie Jaya — Personel Satuan Brimob Polda Aceh yang tergabung dalam Satgas Operasi Aman Nusa II melakukan pembersihan pascabencana di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pidie Jaya, Desa Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Sabtu pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, Sabtu, 17 Januari 2026 difokuskan pada pembersihan lumpur, sampah, dan sisa material bencana yang mengganggu lingkungan sekolah. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berlangsung secara aman dan nyaman.

Baca Juga  Banjir Aceh, Kemenag Fokus Pulihkan Layanan Keagamaan

Personel Brimob bekerja bersama pihak sekolah dan masyarakat sekitar membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, serta akses masuk yang terdampak bencana. Kehadiran aparat kepolisian tersebut dinilai membantu mempercepat proses pemulihan lingkungan sekolah.

Komandan Satuan Brimob Polda Aceh Kombes Pol Zuhdi Batubara, S.I.K., mengatakan pemulihan fasilitas pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam penanganan pascabencana. “Sekolah harus segera berfungsi kembali karena menyangkut kelangsungan pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Ia menegaskan, melalui Operasi Aman Nusa II, Brimob Polda Aceh berkomitmen mendukung upaya penanganan bencana dengan bersinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

Baca Juga  Polri dan Brimob Pulihkan SDN 4 Muara Batu

Sementara itu, warga setempat menyambut baik keterlibatan Brimob dalam pemulihan sekolah. Faisal (35), salah seorang warga, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan agar anak-anak dapat segera kembali belajar.

“Dengan adanya pembersihan ini, sekolah bisa cepat digunakan lagi. Kami sangat terbantu,” katanya.

Kegiatan pembersihan tersebut menjadi bagian dari rangkaian upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya, khususnya pada fasilitas publik yang berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat.