Ekonomi & BisnisHeadline

Pembersihan Lumpur di Pasar Kuala Simpang Terus Dikebut, Aktivitas Perdagangan Kembali Hidup

Avatar
×

Pembersihan Lumpur di Pasar Kuala Simpang Terus Dikebut, Aktivitas Perdagangan Kembali Hidup

Sebarkan artikel ini
Petugas Dinas PU Aceh Tamiang terus melakukan pembersihan lumpur pascabanjir di Pasar Kuala Simpang
Petugas Dinas PU Aceh Tamiang terus melakukan pembersihan lumpur pascabanjir di Pasar Kuala Simpang, Rabu (14/1/2026). đź“·: Dok. InfoPublik

ByKlik.com | Karang Baru — Upaya pemulihan pascabanjir di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aceh Tamiang intensif melakukan pembersihan lumpur guna memastikan roda ekonomi masyarakat kembali berjalan normal.

Hingga Rabu (14/1/2026), proses pembersihan yang telah berlangsung selama lebih dari satu bulan ini mulai membuahkan hasil dengan pulihnya akses jalan dan aktivitas perdagangan.

Koordinator lapangan Dinas PU Aceh Tamiang, Ali, menyatakan bahwa personelnya dikerahkan setiap hari untuk mengikis sisa-sisa lumpur tebal yang sempat melumpuhkan area pasar. Jadwal pengerjaan dimulai dari pagi hingga sore hari, bahkan tak jarang berlanjut hingga malam hari jika situasi mendesak.

“Kurang lebih sudah sebulan lebih kami bekerja di sini. Setiap hari dari pagi sampai sore, tergantung kebutuhan di lapangan,” ujar Ali, dalam keterangannya.

Baca Juga  Pertagas Gerak Cepat Tangani Kebocoran Pipa Gas di Aceh Timur

Untuk mempercepat proses evakuasi material lumpur, Dinas PU mengerahkan rata-rata 7 hingga 8 unit alat berat setiap harinya. Armada yang diterjunkan meliputi grader, ekskavator, serta alat pendukung lainnya yang difokuskan pada titik-titik terparah, terutama badan jalan utama.

“Kondisinya tidak bisa disamaratakan. Ada titik yang perlu alat besar, ada juga yang manual. Jadi penanganannya menyesuaikan kebutuhan,” jelas Ali menambahkan.

Meskipun pembersihan sempat terkendala oleh proses pembersihan mandiri pertokoan yang belum serentak, Ali mencatat adanya tren positif dalam satu pekan terakhir. Sebagian besar toko dilaporkan telah mulai beroperasi kembali secara bertahap.

Senada dengan hal tersebut, petugas pengelola parkir Pasar Kuala Simpang, Mahmuddin, mengonfirmasi bahwa kondisi pasar saat ini jauh lebih representatif bagi pengunjung dibandingkan masa awal pascabanjir.

Baca Juga  Kasus Dugaan Penganiayaan Kepala SPPG oleh Wabup Pijay Naik ke Tahap Penyidikan

“Sekarang sudah bisa lewat kiri kanan, orang sudah lalu-lalang. Dibanding sebelumnya, ini jauh lebih baik,” kata Mahmuddin.

Kendati akses jalan sudah membaik, Mahmuddin menyoroti permasalahan drainase yang belum berfungsi optimal. Hal ini mengakibatkan munculnya genangan air di badan jalan aspal saat intensitas hujan tinggi.

“Kalau hujan deras, air masih tergenang di aspal. Karena paritnya belum semua dibersihkan dan diperbaiki,” ungkapnya.

Pihak pengelola berharap ke depannya terdapat dukungan tambahan berupa alat penyedot air untuk mengantisipasi genangan secara cepat agar tidak mengganggu mobilitas pasar. []