Byklik.com | Banda Aceh – Akses logistik jadi taruhannya, pemerintah memperpanjang pembukaan fungsional Tol Sigli–Banda Aceh menjadi nonstop.
Kebijakan tersebut diambil Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Hutama Karya (Persero) untuk menjaga jalur logistik tetap terbuka serta menyediakan akses alternatif dari Banda Aceh menuju Kabupaten Pidie dan sekitarnya.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan keterjagaan akses logistik menjadi prioritas utama pemerintah dalam situasi bencana. “Distribusi kebutuhan masyarakat tidak boleh terhambat. Jalur logistik harus tetap berjalan,” ujarnya.
Ruas tol yang masih dalam tahap konstruksi ini dibuka secara terbatas dan dua arah, khusus untuk kendaraan golongan I serta angkutan logistik dan bantuan darurat. Pengoperasian sebelumnya hanya berlangsung pukul 08.00–18.00 WIB dan kini diperluas menjadi non-stop.
Untuk menjamin keselamatan pengguna, Kementerian PU dan PT Hutama Karya menyiagakan petugas, menambah rambu peringatan, serta meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan, termasuk lokasi penyempitan lajur akibat potensi longsoran.
Sistem filtrasi kendaraan diterapkan di IC Seulimeum Jalur B dan akses masuk Padang Tiji guna memastikan kendaraan yang melintas sesuai ketentuan. Pengguna jalan tetap wajib melakukan tapping kartu uang elektronik.
Pemerintah mengimbau pengguna tol mematuhi batas kecepatan maksimal 60 km/jam, menjaga jarak aman, serta mengikuti rambu dan arahan petugas demi keselamatan bersama.











