Byklik.com | Lhokseumawe — Polres Lhokseumawe bersama personel Brimob menggelar aksi pembersihan lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, sebagai upaya percepatan pemulihan sarana pendidikan pascabanjir, Minggu (21/12/2025) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu melibatkan personel Polres Lhokseumawe, Polsek Muara Batu, serta Kompi 1 Satuan Brimob Batalyon B. Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan sampah dan material sisa banjir yang sempat merendam kawasan sekolah akibat banjir pada 26 November 2025 lalu.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Wakapolres Kompol Salmidin, S.E., M.M menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam mendukung pemulihan dunia pendidikan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
“Polri hadir untuk memastikan lingkungan sekolah kembali bersih, sehat, dan layak. Kami ingin para siswa belajar dengan aman dan nyaman tanpa terganggu dampak pascabanjir,” ujar Kompol Salmidin di sela kegiatan.
Untuk mendukung kelancaran pembersihan, Polres Lhokseumawe turut mengerahkan satu unit mobil dump truck beserta sejumlah peralatan korvei guna mengangkut sampah dan material lumpur dari area sekolah.
Sejumlah pejabat utama Polres Lhokseumawe terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, antara lain Kasat Samapta Iptu Jufri, S.E., Kasat Pam Obvit Iptu Mujiburrahmatullah, S.E., Kasubbag Ren Progar Iptu Ramadhan, S.H., KBO Pam Obvit Ipda Roni, S.H., serta Kapolsek Muara Batu Ipda Syukrullah, S.E.
Kepala SD Negeri 4 Muara Batu, Mansur A.B., S.Pd menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan konkret yang diberikan jajaran Polres Lhokseumawe dan Brimob.
Ia menilai kehadiran Polri sangat membantu pihak sekolah dalam mempercepat pemulihan lingkungan pendidikan sehingga aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara optimal.
Aksi kemanusiaan ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan fasilitas publik dan pendidikan pascabencana.











