Pendidikan & Karier

300 Mahasiswa UIN SUNA Siap Bangun Gampong Pirak Timu

Avatar
×

300 Mahasiswa UIN SUNA Siap Bangun Gampong Pirak Timu

Sebarkan artikel ini
Kegiatan sinkronisasi program KPM yang berlangsung di Aula Kantor Camat Pirak Timu, Rabu, 14 Oktober 2026. [Foto: Humas Aceh Utara]

Byklik.com | Lhoksukon – Sebanyak 300 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) SUNA Lhokseumawe dijadwalkan mengikuti Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di 23 gampong dalam Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, mulai 5 November hingga 9 Desember 2026. Program ini diharapkan mendorong pembangunan gampong berbasis ekoteologi dan digitalisasi.

Dukungan tersebut disampaikan Camat Pirak Timu, Julfar Abdar, S.STP., M.A.P., dalam kegiatan sinkronisasi program KPM yang berlangsung di Aula Kantor Camat Pirak Timu, Rabu, 14 Oktober 2026.

Kegiatan sinkronisasi tersebut bertujuan menyelaraskan program pengabdian mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan gampong yang inovatif dan berkelanjutan.

Julfar mengatakan, pemerintah kecamatan bersama unsur Muspika dan pemerintah gampong siap mendukung pelaksanaan KPM agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami dari unsur Muspika dan pemerintah gampong mendukung penuh kegiatan KPM adik-adik mahasiswa UIN SUNA Lhokseumawe. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses dan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Julfar.

Baca Juga  Bedah ”Hantu Padang”, Komplotan Bandit Warung Kopi Dorong Siswa SMA Cintai Sastra

Menurutnya, KPM menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus membantu masyarakat mengembangkan potensi lokal di setiap gampong.

Ia berharap kehadiran mahasiswa tidak hanya sebatas menjalankan program akademik, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu bidang yang menjadi perhatian ialah digitalisasi pemerintahan gampong. Julfar menilai, pemanfaatan teknologi digital dapat membantu meningkatkan efektivitas administrasi, menata pengelolaan data, serta memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pendampingan mahasiswa, pemerintah gampong diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih tertib, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain digitalisasi, pembangunan berbasis ekoteologi juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan KPM. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan.

Baca Juga  USK Punya Peran Strategis Ubah Bonus Demografi Jadi Kekuatan Ekonomi

Untuk menyukseskan program tersebut, Julfar mengimbau seluruh pemerintah gampong dan masyarakat di Kecamatan Pirak Timu agar menerima kehadiran mahasiswa dengan baik serta memberikan dukungan selama kegiatan pengabdian berlangsung.

“Kami berharap pemerintah gampong dan seluruh masyarakat Pirak Timu dapat menerima adik-adik mahasiswa dengan baik, sehingga mereka bisa menjalankan program pengabdian secara maksimal dan memberikan dampak positif bagi kemajuan gampong,” katanya.

Sinergi antara mahasiswa, pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan KPM. Dengan kolaborasi tersebut, program pengabdian mahasiswa diharapkan mampu memperkuat potensi lokal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta melahirkan inovasi yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Pirak Timu.