Berita Utama

UTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores

Avatar
×

UTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores

Sebarkan artikel ini
Universitas Teuku Umar (UTU) menyalurkan bantuan dana kemanusiaan bagi warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 13 Oktober 2026. [Foto: Humas UTU]

Byklik.com | Meulaboh – Universitas Teuku Umar (UTU) menyalurkan bantuan dana kemanusiaan bagi warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 13 Oktober 2026. Bantuan yang dihimpun dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa tersebut diserahkan secara virtual kepada Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat di lokasi bencana.

Penyerahan bantuan berlangsung dari Ruang Rapat Utama Kampus UTU, Meulaboh, Aceh Barat. Melalui konferensi video menggunakan aplikasi Zoom, jajaran pimpinan UTU terhubung langsung dengan pimpinan Undana di Kupang, NTT.

Rektor UTU Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., memimpin prosesi penyerahan bantuan dengan didampingi Wakil Rektor I, II, dan III, para dekan, kepala biro, kepala lembaga, serta anggota senat universitas. Sementara itu, Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menerima bantuan tersebut bersama jajaran wakil rektor dan pejabat biro kampus setempat.

Ketua Tim Penggalangan Dana Bantuan Tanggap Darurat Bencana Gempa dan Tsunami Provinsi NTT UTU, Dr. Mursyidin, M.A., menjelaskan bahwa dana kemanusiaan tersebut berasal dari sumbangan sukarela seluruh sivitas akademika UTU.

Baca Juga  Mahasiswi UTU Lolos PEKSIMINAS Usai Juarai Penulisan Lakon Aceh

“Seluruhnya kami salurkan utuh melalui Undana agar koordinasi pendistribusian di lokasi bencana berjalan cepat dan tepat sasaran,” kata Mursyidin.

Ia menjelaskan, penyaluran melalui Undana dilakukan untuk mempermudah koordinasi dan memastikan bantuan dapat diteruskan sesuai kebutuhan warga terdampak bencana.

Rektor UTU Prof. Nyak Amir mengatakan, penyerahan secara daring dipilih agar bantuan dapat segera disalurkan tanpa harus menunggu kunjungan langsung ke NTT. Selain jarak geografis yang jauh, agenda kerja pimpinan universitas juga menjadi pertimbangan dalam menentukan mekanisme penyerahan bantuan.

“Kami sangat ingin berkunjung ke Undana dan melihat perkembangan pemulihan pascabencana saudara-saudara kami di Flores. Namun, karena padatnya agenda kerja, keinginan ini belum terwujud. Untuk mengefektifkan penyaluran bantuan, kegiatan ini kita agendakan secara daring,” ujar Nyak Amir.

Menurut dia, jarak antara Aceh dan NTT tidak menghalangi kepedulian sosial perguruan tinggi terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Bantuan tersebut menjadi wujud solidaritas sivitas akademika UTU kepada warga Flores yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi situasi darurat.

Baca Juga  UTU Gembleng Pengurus Ormawa, Perkuat Mental dan Kepemimpinan

Rektor Undana Prof. Dr. Jefri S. Bale mengapresiasi kepedulian dan inisiatif sivitas akademika UTU yang telah menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Flores.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika Universitas Teuku Umar. Dukungan dari Aceh ini sangat berarti bagi warga Flores yang sedang berjuang memulihkan kondisi pascabencana,” kata Jefri.

Setelah penyerahan bantuan secara simbolis, tim pengelola bantuan di Undana mengoordinasikan pencairan dana dan pengadaan logistik tanggap darurat. Penyaluran selanjutnya akan disesuaikan dengan pemetaan kebutuhan mendesak di titik-titik terdampak bencana.

Melalui bantuan tersebut, UTU berharap dukungan dari Aceh dapat membantu memenuhi kebutuhan darurat masyarakat Flores sekaligus memperkuat solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana alam.