Byklik.com | Manchester – Manchester City mengalahkan Liverpool 3-0 dalam lanjutan Liga Primer Inggris setelah Ryan Gravenberch menerima kartu merah. Kemenangan tersebut memperpanjang awal sempurna City di bawah pelatih Enzo Maresca, di tengah kontroversi dugaan pelanggaran aturan keuangan kompetisi yang membayangi klub tersebut.
Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki mencetak gol pada babak kedua untuk memastikan kemenangan City. Hasil ini membuat The Citizens mempertahankan keunggulan tiga poin di puncak klasemen, sedangkan Liverpool tertahan di peringkat kesembilan dengan selisih sembilan poin dari pemimpin klasemen.
Pertandingan tersebut menjadi sorotan karena berlangsung setelah sebuah komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas lebih dari 100 dakwaan pelanggaran aturan keuangan Liga Primer. Namun, sanksi terhadap klub itu belum dijatuhkan dan City masih memiliki kesempatan mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, mengatakan timnya harus tetap fokus menghadapi tekanan di luar lapangan dengan menunjukkan hasil positif di pertandingan.
“Kami perlu belajar bagaimana menghadapi kebisingan dari luar, tetapi menciptakan kebisingan kami sendiri, yaitu dengan memenangkan pertandingan,” kata Maresca.
“Para penggemar kami bernyanyi pada akhir pertandingan. Jadi, kebisingan itu datang dari kami,” ujarnya.
Komisi independen tersebut menemukan bahwa Manchester City dan pemiliknya yang berasal dari Uni Emirat Arab diduga mengatur kesepakatan yang disebut sebagai transaksi semu untuk meningkatkan pendapatan dan menekan biaya secara artifisial. Nilai yang dipersoalkan mencapai lebih dari 900 juta pound sterling atau sekitar 1,2 miliar dolar AS selama periode 2009–2018.
Belum adanya keputusan mengenai sanksi memunculkan berbagai kemungkinan, mulai dari pengurangan poin dalam jumlah besar hingga pengeluaran City dari kompetisi tertinggi sepak bola Inggris jika klub tersebut gagal membatalkan keputusan melalui proses banding. Spekulasi mengenai pencabutan gelar secara retroaktif juga mencuat.
“Ketidakpastian ini tidak baik bagi siapa pun,” kata pelatih Liverpool, Andoni Iraola.
Dugaan pelanggaran tersebut terjadi selama periode ketika Manchester City meraih tiga gelar Liga Primer serta sejumlah trofi lainnya. Klub-klub pesaing menilai pengeluaran yang dipersoalkan turut membangun fondasi keberhasilan City pada era mantan pelatih Pep Guardiola, yang meninggalkan klub pada akhir musim lalu.
Liverpool termasuk klub yang kerap bersaing langsung dengan City dan tiga kali finis sebagai runner-up di belakang rivalnya itu dalam 12 tahun terakhir.
Ketegangan juga terasa sebelum pertandingan. Para pendukung Liverpool menyambut kedatangan pemain City dengan meneriakkan kata “cheats” dan “going down”. Sejumlah lapak suvenir turut menjual bendera serta syal yang menyindir skandal keuangan tersebut.
Di tribun Kop, salah satu bagian paling ikonik Stadion Anfield, terbentang spanduk bertuliskan “a generation of supporters cheated” atau “satu generasi pendukung dicurangi”.
Meski mendapat tekanan dari suporter tuan rumah, Manchester City tampil lebih efektif di lapangan. Liverpool juga kehilangan sejumlah pemain karena cedera, termasuk Dominik Szoboszlai, Alexander Isak, dan Cody Gakpo.
Momentum pertandingan berubah setelah Gravenberch menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Keputusan tersebut membuat Liverpool bermain dengan 10 orang.
City kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Tembakan Doku yang berubah arah disambar Haaland untuk membuka keunggulan pada menit-menit akhir pertandingan. Tiga menit berselang, Doku mencetak gol melalui tembakan melengkung yang mengarah ke sudut atas gawang Liverpool.
Cherki melengkapi kemenangan City setelah melakukan kombinasi umpan satu-dua dengan Josko Gvardiol sebelum menaklukkan kiper Alisson Becker.
Kemenangan tersebut menjaga posisi Manchester City di puncak klasemen. Namun, kelanjutan persaingan gelar dan masa depan klub tetap menjadi perhatian, seiring proses banding atas putusan terkait dugaan pelanggaran aturan keuangan Liga Primer Inggris.











