Byklik.com | Jakarta – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., yang akrab disapa Dek Fadh, menghadiri peusijuek (tepung tawar) dan tasyakuran bagi tiga putra Aceh yang mendapat amanah menduduki jabatan di tingkat nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Jakarta, Minggu, 11 Oktober 2026.
Acara tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama bagi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono, B.Sc., M.B.A., M.M.; Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Dr. Tgk. H. Khaidir Abdurrahman, S.I.P., M.AP., CRGP; serta Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Fadli Tri Hartono, S.Si., M.P.A.
Dari ketiga pejabat tersebut, Khaidir Abdurrahman hadir langsung dalam kegiatan itu. Sementara itu, Sugiono dan Fadli Tri Hartono berhalangan hadir karena agenda lain. Keduanya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas penyelenggaraan peusijuek dan tasyakuran tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan masyarakat Aceh yang menetap di Jakarta. Selain menjadi ungkapan rasa syukur, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menjaga persaudaraan, dan memperkuat kebersamaan masyarakat Aceh di perantauan.
Peusijuek merupakan tradisi adat Aceh yang mengandung makna doa, rasa syukur, serta harapan akan keselamatan dan keberkahan. Melalui tradisi ini, masyarakat mendoakan agar para putra daerah yang mendapat kepercayaan di tingkat nasional senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam kesempatan itu, Fadhlullah berharap masyarakat Aceh di Jakarta terus menjaga kekompakan dan mempererat tali silaturahmi meskipun berada jauh dari kampung halaman.
“Semoga masyarakat Aceh di Jakarta tetap kompak, saling mendukung, dan terus menjaga silaturahmi. Di mana pun kita berada, kita tetap bersaudara dan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga nama baik serta berkontribusi bagi kemajuan Aceh,” demikian harapan Wakil Gubernur Aceh tersebut.
Melalui kegiatan ini, hubungan kekeluargaan antara para tokoh, pejabat, dan masyarakat Aceh di Jakarta diharapkan semakin erat. Kebersamaan tersebut juga diharapkan menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan serta mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan Aceh dan Indonesia.











