Byklik.com | Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat membagikan 3.000 batang bibit dalam peluncuran Program Gerakan Menanam, Minggu, 11 Oktober 2026. Program ini diarahkan untuk membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga, memperluas penghijauan, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, dalam sambutannya mengajak masyarakat terlibat aktif dengan menanam berbagai jenis tanaman sesuai kebutuhan dan kondisi lingkungan. Program tersebut mencakup pemanfaatan pekarangan rumah, penanaman pohon produktif, serta penghijauan di kawasan pesisir dan bantaran sungai.
Ia menjelaskan, salah satu sasaran program adalah mendorong keluarga memanfaatkan pekarangan untuk menanam kebutuhan dapur, seperti cabai, tomat, sayuran, dan tanaman obat-obatan. Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghemat belanja rumah tangga sekaligus menyediakan bahan pangan segar secara mandiri.
Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan menanam juga diharapkan mendorong pola hidup sehat melalui aktivitas fisik di lingkungan rumah. Masyarakat turut didorong menerapkan budidaya tanaman yang ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan bahan kimia.
Program Gerakan Menanam juga mencakup penanaman pohon produktif, seperti mangga, petai, dan jengkol. Kegiatan penghijauan ini difokuskan di Kecamatan Johan Pahlawan dan Meureubo.
Penanaman pohon di kawasan permukiman diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih teduh, memperbaiki kualitas udara, serta mengurangi dampak polusi. Keberadaan vegetasi juga berpotensi membantu menurunkan suhu lingkungan, terutama di kawasan yang minim ruang hijau.
Untuk kawasan pesisir dan lahan bekas kebakaran hutan, penanaman akan disesuaikan dengan karakteristik serta kondisi lahan. Pohon kelapa dan mangrove diarahkan untuk kawasan pantai, sedangkan bambu dapat ditanam di bantaran sungai sesuai dengan kondisi setempat.
Langkah tersebut bertujuan membantu mengurangi risiko erosi, menjaga kestabilan tanah, memulihkan kawasan yang mengalami kerusakan, serta mendukung keseimbangan ekosistem.
Pemkab Aceh Barat mengajak seluruh lapisan masyarakat berpartisipasi dalam menyukseskan program tersebut. Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar kegiatan tidak berhenti pada pembagian bibit, tetapi berlanjut hingga tahap penanaman, perawatan, dan pemeliharaan tanaman.
Melalui Gerakan Menanam, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat terhadap kemandirian pangan, penghijauan, dan pelestarian lingkungan semakin meningkat. Pembagian 3.000 batang bibit menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.***











