Byklik.com | Lhokseumawe – Sebanyak 12 kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berhasil meloloskan proposal bisnis mereka dalam lomba Business Plan yang digelar Creative Minority Universitas Malikussaleh. Para finalis tersebut wajib mempresentasikan proposal mereka di hadapan dewan juri.
Ketua Panitia Lomba Business Plan, Rizki Zaskiyah Daulay, menyebutkan ada puluhan proposal yang masuk ke meja panitia. Namun, panitia hanya menyerahkan naskah yang memenuhi syarat kepada dewan juri untuk dipilih 12 kelompok.
“Para dewan juri memilih dengan beberapa kriteria yang umum dalam pengajuan proposal bisnis,” ungkap Rizki sesaat sebelum presentasi peserta dimulai, Kamis, 8 Oktober 2026.
Panitia menabalkan perlombaan tersebut dengan nama Creation 3.0 yang merupakan akronim dari Creative Research National and International Competition. Untuk tahun 2026 ini, tema yang diangkat adalah Pemberdayaan Kreativitas Generasi Muda melalui Sains, Teknologi, dan Inovasi Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Empowering Youth Creativity Through Science, Technology, and Sustainable Innovation to Achieve the Sustainable Development Goals (SDGs).
Ini finalisnya
Para finalis adalah Hengki Alvauzi Tanjung dkk dari Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Dinda Safira dkk dari Universitas Malikussaleh, Farhan dkk dari Universitas Teuku Umar, Fitria Zahara dari UIN Ar-Raniry, Giska Mariska dkk dari Universitas Pembangunan Pancabudi, dan Imelda Putri Cayani dkk dari Universitas Malikussaleh.
Selain itu, ada juga Rafael Adhika Bagas Alfathan dkk dari Universitas Kristen Satyawacana, Siti Namira dkk dari Univeritas Sumatera Utara, Syafi’a Asy Syafaqoh P.S dari Universitas Jember, Syarifah Naura Adisya dkk dari Institut Pertanian Stiper Yogyakarta, Zainur Iswanda dkk dari Universitas Bumi Persada, serta Ari Purnomo dari UIN Syahada Padangsidimpuan.
Ketiga dewan juri adalah Dr Nurainun, Ayi Jufridar, serta Salah seorang dewan juri, Dr Nurainun, serta Sri Mulyati. Selain berpengalaman secara akademis dan menjadi pengajar di Universitas Malikussaleh, juri juga memiliki pengalaman praktis dalam dunia bisnis dan investasi.
Salah seorang dewan juri, Nurainun, menyebutkan ada enam aspek yang dinilai yakni mencakup kreativitas ide, desain produk, analisis pasar, bisnis model, analisis keuangan, operasional, dan SDM, serta aspek terakhir adalah peluang pendanaan investor dan keberlanjutan.
“Sebagian besar proposal peserta sangat inovatif. Tapi juri masih menunggu hasil presentasinya dan jawaban mereka terhadap pertanyaan dewan juri,” ujar Nurainun, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikusssaleh yang sudah menjadi juri lomba serupa dalam beberapa tahun terakhir.
Ketua Panitia Creation 3.0, Rais Akbar, mengungkapkan ada empat cabang lomba dari gelaran tahun ini yakni Esai Nasional, Debat, Policy Brief, dan Business Plan.
Dihubungi terpisah, Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa KSM Creative Minority, Dr Hadi Iskandar, menyebutkan seluruh perlombaan tersebut sudah masuk kalender rutin yang digelar setiap tahun. “Semoga tahun depan bisa berlangsung lebih meriah dengan peserta yang lebih banyak dari berbagai kampus seluruh Indonesia,” ujar dosen Fakultas Hukum tersebut.[]











