Byklik.com | Lhokseumawe – Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, SE, membuka secara resmi Pelatihan Digitalisasi Masjid yang diselenggarakan Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah (DSIPD) Kota Lhokseumawe, Senin, 5 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Wisma Kuta Karang Lama, Lancang Garam, Kota Lhokseumawe, tersebut mengusung tema “Transformasi Masjid Menuju Era Digital: Optimalisasi Dakwah Melalui Website dan Content Writing.”
Pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Oktober 2026, dan diikuti 104 peserta yang merupakan pengurus masjid dari seluruh wilayah Kota Lhokseumawe.
Kepala DSIPD Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., MM, dalam laporannya mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan pengurus masjid dalam memanfaatkan teknologi digital.
Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan website masjid, pembuatan konten dakwah, dokumentasi digital, serta penulisan artikel Islam secara mandiri.
Dengan kemampuan tersebut, berbagai kegiatan dan informasi masjid diharapkan dapat dipublikasikan secara lebih luas melalui internet.
Sufri mengatakan pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya DSIPD mendorong masjid beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi sekaligus memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pengurus masjid dapat semakin aktif memanfaatkan teknologi digital untuk menyebarkan syiar Islam dan menyampaikan berbagai kegiatan masjid kepada masyarakat secara luas,” ujar Sufri.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini mengapresiasi DSIPD yang telah menyelenggarakan pelatihan tersebut.
Menurutnya, transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi masjid di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Karena itu, pengurus masjid dinilai perlu memiliki kemampuan mengelola informasi serta menyampaikan dakwah melalui berbagai platform digital secara baik, kreatif dan bertanggung jawab.
Husaini berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta, tetapi dapat diterapkan dalam pengelolaan informasi dan kegiatan masjid di wilayah masing-masing.
Pelatihan tersebut menghadirkan tiga narasumber yang memberikan materi dan praktik kepada peserta selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pengurus masjid yang mampu mengembangkan dakwah digital sekaligus menjadikan masjid sebagai pusat informasi, edukasi dan syiar Islam yang semakin dekat dengan masyarakat di era teknologi.
DSIPD Kota Lhokseumawe berkomitmen terus mendorong penguatan kapasitas pengurus masjid serta menghadirkan berbagai inovasi dalam pengembangan syiar Islam di Kota Lhokseumawe.











