Berita Utama

Kemenkes dan Bunda PAUD Pantau Posyandu ILP Blang Poroh

Bambang Iskandar Martin
×

Kemenkes dan Bunda PAUD Pantau Posyandu ILP Blang Poroh

Sebarkan artikel ini
Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Dinas Kesehatan Aceh bersama Bunda PAUD Kota Lhokseumawe sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti, memantau pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Gampong Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Rabu, 16 September 2026. (Foto: Diskominsa Lhokseumawe)

Byklik.com | Lhokseumawe – Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Dinas Kesehatan Aceh bersama Bunda PAUD Kota Lhokseumawe sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti, memantau pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Gampong Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Rabu, 16 September 2026.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan Posyandu ILP sekaligus mengidentifikasi praktik baik dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan terpadu berbasis siklus hidup di tingkat gampong.

Posyandu ILP Gampong Blang Poroh tercatat memiliki 180 sasaran yang mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia (lansia).

Dalam kunjungan tersebut, tim meninjau sejumlah kegiatan pelayanan, termasuk pemantauan kesehatan bayi dan balita serta pelayanan bagi kelompok usia lainnya. Yulinda Sayuti turut melihat proses pelayanan dan berdialog dengan kader Posyandu serta masyarakat yang mengikuti kegiatan.

Yulinda mengatakan Posyandu ILP memiliki peran penting dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, pendekatan berbasis siklus hidup memungkinkan pelayanan kesehatan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pada setiap kelompok usia.

Baca Juga  Pemkab Aceh Tengah Salurkan Daging Kurban untuk Cegah Stunting

“Posyandu ILP ini sangat penting karena sasarannya mencakup seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, balita sampai lansia. Ini merupakan upaya untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang dekat, mudah dijangkau, dan berkelanjutan,” ujar Yulinda.

Ia juga mengapresiasi kader Posyandu, aparatur gampong, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Posyandu ILP di Gampong Blang Poroh.

Menurut Yulinda, keberlanjutan pelayanan Posyandu membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk kader, pemerintah gampong, tenaga kesehatan, dan keluarga.

“Yang paling penting adalah bagaimana layanan ini terus berjalan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena itu, kita perlu terus memperkuat kader, dukungan gampong, tenaga kesehatan, dan keterlibatan keluarga agar Posyandu benar-benar menjadi layanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Administrator Kesehatan Ahli Madya (JFT) Kemenkes RI, Haji Samkain, SKM, MKM, mengapresiasi keterlibatan Yulinda Sayuti dalam pemantauan pelaksanaan Posyandu ILP tersebut.

Baca Juga  Dubes UEA: Operasi Katarak Pulihkan Kemandirian Masyarakat

Samkain menilai keterlibatan langsung Bunda PAUD sekaligus Ketua Pembina Posyandu dalam kegiatan lapangan merupakan hal positif dalam mendukung penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

“Selama tiga tahun saya melakukan monitoring ke lapangan, baru kali ini saya melihat Bunda PAUD sekaligus Ketua Pembina Posyandu turun langsung mendampingi kegiatan seperti ini. Ini merupakan hal yang sangat positif,” ujarnya.

Pemantauan bersama Kemenkes RI dan Dinas Kesehatan Aceh tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi implementasi Posyandu ILP di tingkat gampong. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mengidentifikasi praktik baik yang dapat mendukung penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Hasil pemantauan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan penguatan penyelenggaraan pelayanan kesehatan agar Posyandu ILP dapat berjalan secara berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui Posyandu ILP, masyarakat diharapkan semakin aktif memanfaatkan pelayanan kesehatan secara rutin sesuai dengan kebutuhan pada setiap tahapan usia.***