Ekonomi & Bisnis

Aceh Culinary Festival 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Puluhan Komunitas Kreatif

Raudhatul
×

Aceh Culinary Festival 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Puluhan Komunitas Kreatif

Sebarkan artikel ini
Press Conference terkait Aceh Culinary Festival 2026, Rabu, 9 September 2026. [Foto: Raudhah/Byklik.con]

Byklik.com | Banda Aceh – Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 kembali digelar dengan konsep yang lebih luas. Festival yang berlangsung 11–14 September 2026 di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, tidak hanya menyajikan beragam kuliner khas Aceh, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi lebih dari 20 komunitas dari berbagai bidang kreatif.

Keterlibatan komunitas menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan ACF tahun ini. Festival tersebut dirancang tidak sekadar sebagai ruang memperkenalkan makanan tradisional dan kuliner kontemporer, tetapi juga mempertemukan pelaku kuliner, seni, fotografi, hingga komunitas kreatif lainnya.

Founder sekaligus Festival Director Aceh Culinary Festival, Windi Lestari, mengatakan lebih dari 20 perwakilan komunitas turut terlibat dalam penyelenggaraan ACF 2026.

Menurutnya, kolaborasi lintas komunitas menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi pengunjung festival.

“20 lebih perwakilan komunitas yang ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan festival kuliner ini. Salah satu kolaborator terbesar kami adalah Sanger Day, dan masih banyak yang lainnya, mulai dari kuliner hingga seni tari,” ujar Windi, Rabu, 9 September 2026.

Baca Juga  BI Lhokseumawe Catat Transaksi QRIS Rp1,93 Triliun

Sejumlah komunitas yang terlibat di antaranya Hiphop Jem, Saleum, Sahabat Hijau, Koskah, Kompakers Aceh, Komunitas Melati, L5P5, Fotoyu, Tuah Srigrapiya, Agam Inoeng Aceh, Ikaboga, Ribunara, Wisata Aceh, serta sejumlah komunitas lainnya.

Selain menggandeng komunitas, ACF 2026 juga menghadirkan perpaduan kekayaan kuliner tradisional Aceh dengan inovasi makanan modern.

Konsep tersebut diharapkan tidak hanya memperkenalkan cita rasa khas Aceh kepada pengunjung, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku kreatif untuk mengembangkan dan memperkenalkan kreasi kuliner masa kini.

Salah satu kolaborasi yang mendapat perhatian dalam penyelenggaraan ACF tahun ini adalah Sanger Day. Kegiatan tersebut menjadi salah satu kolaborator utama dalam rangkaian festival kuliner tersebut.

Baca Juga  Ratusan Siswa Baru SMAN 7 Banda Aceh Antusias Ikuti MPLS

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Akmal Fajar, mengatakan Aceh Culinary Festival merupakan salah satu agenda Aceh yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).

Selain ACF, Ramadhan Festival juga tercatat sebagai salah satu event Aceh dalam kalender event nasional tersebut.

Namun, Akmal mengatakan kedua kegiatan itu tahun ini tidak memperoleh dukungan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

Menurutnya, kondisi tersebut berkaitan dengan penyesuaian kebijakan pemerintah pusat di tengah proses pemulihan Aceh pascabencana.

“Di Aceh sendiri ada dua event yang masuk Kharisma Event Nusantara, yaitu Ramadhan Festival dan Aceh Culinary Festival. Kedua event ini tidak mendapatkan anggaran dari APBA karena arahan dari pusat, sebab Aceh saat ini sedang dalam masa pemulihan,” kata Akmal.