Berita Utama

31 Orang Meninggal, 429 Luka Akibat Kecelakaan Sepanjang 2026

Avatar
×

31 Orang Meninggal, 429 Luka Akibat Kecelakaan Sepanjang 2026

Sebarkan artikel ini
Kasatlantas Polresta Banda Aceh Kompol Mawardi mengatakan, kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. [Foto: Polresta Banda Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Banda Aceh menjadi perhatian sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Dalam periode tersebut, sebanyak 31 orang meninggal dunia dan 429 orang lainnya mengalami luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas.

Data tersebut disampaikan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banda Aceh. Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasatlantas Polresta Banda Aceh Kompol Mawardi mengatakan, kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.

Baca Juga  Jubir Tegaskan Mualem-Dek Fadh Kompak Pimpin Aceh

Menurut Mawardi, kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain pertumbuhan jumlah penduduk serta tingkat kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas.

“Peningkatan jumlah kecelakaan ini menjadi perhatian kami. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga kesadaran dan kepatuhan setiap pengendara sangat diperlukan,” ujar Mawardi, Jumat, 4 September 2026.

Ia mengatakan, pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat, memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan.

Satlantas Polresta Banda Aceh pun terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama berkendara. Pengendara diminta mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan.

Baca Juga  Festival Kemerdekaan Pasar Aceh 2025 Ditutup, Perputaran Uang Capai Rp1 Miliar

Selain itu, pengendara diingatkan untuk menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Satlantas juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menekan angka kecelakaan dengan meningkatkan disiplin dan kepatuhan dalam berlalu lintas.

“Keselamatan harus menjadi prioritas setiap kali berada di jalan. Dengan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan, risiko kecelakaan dapat ditekan,” demikian Mawardi.