Berita Utama

Jembatan Bailey Desa Bluka Teubai Hampir Rampung

Avatar
×

Jembatan Bailey Desa Bluka Teubai Hampir Rampung

Sebarkan artikel ini
Prajurit Yonzipur 17/AD mempercepat penyelesaian Jembatan Bailey di Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara Sabtu, 21 Februari 2026. [Foto: Pendim 0103/Aceh Utara]

ByKlik.com | Krueng Geukueh — Prajurit Yonzipur 17/AD mempercepat penyelesaian pembangunan Jembatan Bailey tanggap darurat di Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, hingga mencapai progres 98 persen pada Sabtu, 21 Februari 2026, guna segera memulihkan akses transportasi warga yang terputus akibat banjir.

Sebanyak 22 personel zeni yang dipimpin Serma Riky bekerja intensif menyelesaikan tahapan akhir konstruksi. Mereka menuntaskan pemasangan rambatan sebagai bagian akhir struktur jembatan, sekaligus memastikan seluruh sambungan dan rangka terpasang presisi sesuai standar teknis.

Pembangunan jembatan darurat tersebut menjadi solusi cepat untuk menghubungkan kembali Desa Bluka Teubai dengan Desa Glumpang Sulu Timur yang sebelumnya terisolasi akibat terjangan banjir. Rangka utama jembatan kini telah berdiri kokoh, sementara penyempurnaan difokuskan pada bagian oprit dan akses masuk.

Baca Juga  Bupati Aceh Utara Dorong Huntara Rampung Sebelum Ramadan

Di lapangan, alat berat dikerahkan untuk meratakan dan memadatkan timbunan tanah pada sisi pendekat jembatan. Langkah ini dilakukan agar kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas dengan aman dan stabil saat jembatan resmi difungsikan.

Jajaran Kodim 0103/Aceh Utara melalui Koramil 03/Dewantara terus melakukan pengawasan langsung guna memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga. Babinsa Koramil 03/Dewantara, Serka Joko Susilo, menegaskan pihaknya tidak akan membuka akses sebelum seluruh aspek keamanan dinyatakan layak.

Baca Juga  STIK Polri Gelar Trauma Healing di Aceh Utara

“Kami memastikan setiap bagian jembatan aman dan kuat sebelum digunakan masyarakat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Rencananya, pemasangan prasasti akan dilaksanakan sebagai penanda rampungnya pembangunan jembatan tanggap darurat tersebut. Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti.

Percepatan pembangunan ini menjadi wujud komitmen prajurit zeni TNI AD dalam merespons kondisi darurat secara cepat dan terukur, sekaligus mengembalikan mobilitas serta aktivitas sosial ekonomi masyarakat yang sempat terhenti akibat bencana.