Berita Utama

TNI dan Warga Bambel Bersihkan Sungai

Avatar
×

TNI dan Warga Bambel Bersihkan Sungai

Sebarkan artikel ini
Gotong royong membersihkan sungai dan pintu air di Desa Biak Muli Pante Raja, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 16 Februari 2026. [Foto: Pendim 0108/Agara]

ByKlik.com | Kutacane — Personel Koramil 0108-02/Bambel jajaran Kodim 0108/Agara turun langsung membersihkan sungai dan pintu air di Desa Biak Muli Pante Raja, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 16 Februari 2026. Aksi cepat ini dilakukan untuk mencegah potensi banjir akibat penyumbatan aliran air.

Kegiatan karya bakti difokuskan pada pembersihan sampah dan material yang menghambat fungsi pintu air. Langkah tersebut dinilai krusial mengingat intensitas hujan yang berpotensi memicu genangan jika saluran tidak berfungsi optimal.

Danramil 0108-02/Bambel Kapten Inf Jujur Lubis menegaskan, karya bakti merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap kondisi lingkungan dan keselamatan warga.

Baca Juga  TNI Jalan Kaki Dua Jam Tembus Pegunungan Bawa Bantuan

“Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi bagian dari upaya menjaga ketahanan wilayah. Pintu air harus tetap lancar agar tidak terjadi genangan maupun banjir yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menjaga lingkungan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Menjaga kebersihan bukan tugas satu pihak. Ini tanggung jawab bersama. Budaya gotong royong harus terus kita hidupkan,” tegasnya.

Baca Juga  Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Tol Sibanceh Seksi 1 Mulai Beroperasi

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Biak Muli Pante Raja, Awalludin, SE, mengapresiasi peran aktif TNI dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Koramil 0108-02/Bambel yang telah menjadi penggerak. Semoga kebersamaan ini terus terjalin demi lingkungan yang bersih dan aman,” katanya.

Karya bakti ini diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai langkah preventif menghadapi ancaman banjir, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan sehat.