ByKlik.com | Lhoksukon – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana dengan menargetkan penyelesaian tepat waktu dan sesuai standar mutu konstruksi. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil saat meninjau langsung progres pembangunan di Kecamatan Baktiya dan Kecamatan Lapang, Kamis, 12 Februari 2026.
Dalam kunjungan kerja itu, Bupati yang akrab disapa Ayahwa didampingi Kepala Bappeda Aceh Utara Adamy serta jajaran teknis terkait. Peninjauan difokuskan pada percepatan fisik bangunan sekaligus memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga.
Lokasi pertama yang dikunjungi berada di Gampong Meunasah Bujok, Kecamatan Baktiya. Berdasarkan laporan tim lapangan, progres pembangunan di titik tersebut telah mencapai sekitar 30 persen. Bupati menekankan agar setiap tahapan dikerjakan sesuai spesifikasi teknis demi menjamin keamanan dan kelayakan huni.
“Pembangunan hunian tetap ini menjadi prioritas utama dalam pemulihan pascabencana. Rumah yang dibangun harus benar-benar aman, layak, dan berkualitas,” tegasnya.
Rombongan kemudian bergerak ke Gampong Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, di mana progres pembangunan telah mencapai sekitar 50 persen. Bupati mengapresiasi capaian tersebut, namun meminta percepatan terus dilakukan tanpa mengabaikan standar mutu konstruksi.
“Kita ingin masyarakat segera menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman. Saya minta seluruh pihak, baik kontraktor maupun pengawas, bekerja maksimal agar target penyelesaian tercapai tepat waktu,” ujar Ayahwa.
Selain meninjau fisik bangunan, Bupati juga berdialog dengan warga guna menyerap aspirasi dan memastikan kebutuhan masyarakat terakomodasi dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan melakukan pengawasan dan evaluasi berkala untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Pengawalan proyek dilakukan secara ketat agar tidak terjadi deviasi waktu maupun kualitas.
Kunjungan kerja ditutup dengan rapat teknis bersama tim pelaksana dan konsultan pengawas guna membahas strategi percepatan serta penyelesaian sisa pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menegaskan keseriusannya menghadirkan solusi konkret bagi warga terdampak bencana, sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan terukur, transparan, dan akuntabel.











