ByKlik.com | Bener Meriah – Anggota Koramil 03/Timang Gajah (TG) bersama masyarakat melaksanakan gotong royong membuka kembali saluran irigasi yang tertimbun material longsor pascabencana hidrometeorologi di Desa Blang Rongka, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis, 12/2/2026).
Material tanah dan bebatuan yang terbawa longsor sebelumnya menutup aliran air menuju areal persawahan warga. Akibatnya, aktivitas pertanian sempat terganggu karena pasokan air tidak mengalir secara normal.
Komandan Koramil 03/TG, Kapten Inf Takdir Anur, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah percepatan pemulihan infrastruktur pertanian agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
“Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan sarana irigasi yang tertimbun material longsor, sehingga aliran air ke area persawahan warga dapat kembali normal,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menegaskan, keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab untuk membantu penanganan dampak bencana alam. Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa meringankan beban warga,” tambahnya.
Sejak pagi, personel TNI dan warga tampak bahu membahu membersihkan material yang menyumbat saluran. Dengan peralatan sederhana, mereka bekerja secara manual agar aliran air dapat segera kembali mengalir ke sawah-sawah warga.
Warga Desa Blang Rongka menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku terbantu dengan keterlibatan aparat TNI dalam percepatan normalisasi irigasi.
“Kami senang dan merasa diperhatikan. Semoga irigasi cepat normal supaya sawah kami bisa kembali dialiri air dan aktivitas pertanian berjalan lancar,” ujar salah seorang warga.
Melalui gotong royong tersebut, diharapkan saluran irigasi dapat segera berfungsi optimal sehingga sektor pertanian sebagai penopang perekonomian masyarakat setempat kembali pulih pascabencana.











