Uncategorized

Tips Berpuasa Aman bagi Penderita Maag dan Diabetes Menurut Ahli

×

Tips Berpuasa Aman bagi Penderita Maag dan Diabetes Menurut Ahli

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Byklik | Banda Aceh–Ramadan tinggal sepekan lagi. Bagi masyarakat Aceh, kehadiran Ramadan sangatlah istimewa. Momen ini disambut dengan berbagai tradisi, seperti tradisi meugang atau makmeugang yang ditandai dengan memotong dan memasak daging untuk disantap bersama keluarga. Ada juga yang menyambutnya dengan membakar lemang.

Namun, persiapan fisik juga tak boleh diabaikan. Khususnya bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit seperti maag dan diabetes mellitus. Perlu perhatian dan perlakuan khusus agar puasa dapat dilakukan dengan aman, nyaman, dan tanpa risiko komplikasi serius.

Ahli kesehatan, sebagaimana dikutip dari situs niddk.nih.gov, menjelaskan bahwa puasa pada dasarnya bisa dijalankan oleh penderita diabetes dan maag, tetapi dengan syarat memperhatikan kondisi fisik, pola makan, serta pengelolaan penyakit yang tepat. Apa saja yang perlu Anda perhatikan? Berikut uraiannya.

Bagi Penderita Diabetes

Menurut panduan medis, orang dengan diabetes dapat berpuasa asalkan kadar gula darahnya stabil dan dikontrol dengan baik. Sebelum memutuskan untuk berpuasa, penderita disarankan konsultasi dengan dokter atau tim kesehatan guna menilai risiko dan menyesuaikan obat atau terapi yang digunakan.

Baca Juga  Pangdam IM Lantik 670 Prajurit Tamtama TNI AD di Rindam Iskandar Muda

Dokter juga menyarankan agar penderita diabetes rutin memantau kadar gula darah, terutama sebelum sahur, sebelum berbuka, dan beberapa jam setelah berbuka, untuk menghindari hipoglikemia (gula darah terlalu rendah) maupun hiperglikemia (gula darah terlalu tinggi).

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh National University Health System (nuhs.edu.sg), dijelaskan bahwa bagi pasien dengan risiko tinggi—seperti mereka dengan gula darah tidak terkontrol, riwayat ketoasidosis, atau pengobatan intensif—sebaiknya tidak berpuasa karena dapat membahayakan kesehatan.

Bagi Penderita Maag

Penderita maag atau gangguan asam lambung juga tetap bisa menjalankan puasa, tetapi dianjurkan untuk memperhatikan pola makan yang tepat dalam sahur dan berbuka. Mengutip penjelasan dari Dinas Kesehatan Aceh, penderita maag perlu menghindari makanan pemicu maag seperti makanan berlemak, pedas, asam, serta minuman berkafein atau bersoda untuk menghindari kambuhnya gejala selama berpuasa.

Selain itu, memilih makanan yang lebih mudah dicerna seperti nasi, oatmeal, daging rendah lemak, dan buah tidak asam dianjurkan untuk menjaga kenyamanan lambung sepanjang hari.

Strategi Pola Makan dan Kesehatan

Baca Juga  Pemerintah Pusat Beri Diskresi Anggaran untuk Aceh, TKD Dikembalikan Penuh

Secara umum, ahli gizi dan dokter merekomendasikan beberapa strategi agar puasa tetap aman bagi penderita maag dan diabetes:

  • Jangan melewatkan sahur agar tubuh memiliki energi cukup untuk berpuasa. Sahur termasuk sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah saw. sebagaimana diriwayatkan oleh H.R. Bukhari Muslim yang artinya, “Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat keberkahan.”

  • Konsumsi makanan kaya serat, karbohidrat kompleks, dan protein yang dicerna lambat untuk menjaga kadar gula tetap stabil.

  • Hindari makanan tinggi gula dan lemak berlebih, yang dapat memicu lonjakan gula darah maupun refluks lambung.

  • Minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi, yang juga berpengaruh pada kontrol gula darah dan kesehatan lambung.

Dalam setiap kasus, keputusan untuk berpuasa harus didasarkan pada penilaian medis individual, terutama bagi mereka yang memiliki komplikasi kesehatan atau risiko tinggi. Konsultasi dengan dokter merupakan langkah penting sebelum menjalankan puasa agar ibadah tetap aman dan tidak menimbulkan dampak buruk bagi tubuh. Sudah siap untuk berpuasa, kan?[]