ByKlik.com | Gayo Lues — Personel Brimob Polda Aceh membangun jembatan darurat di Desa Singah Muloh, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Pembangunan jembatan tersebut untuk memulihkan akses vital warga yang terputus akibat terjangan banjir dan longsor.
Pekerjaan ini dilakukan personel Kompi 4 Batalyon D Pelopor di tengah medan yang cukup berat. Jembatan darurat itu menjadi jalur utama bagi aktivitas masyarakat, termasuk distribusi kebutuhan pokok, akses pendidikan, serta kegiatan sosial dan ekonomi warga setempat.
Komandan Satuan Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri dalam membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.
“Pembangunan jembatan ini bertujuan mengembalikan akses masyarakat agar aktivitas sehari-hari dapat segera berjalan normal,” ujar Zuhdi, Selasa 27 Januari 2026.
Ia menegaskan, personel Brimob akan terus bekerja maksimal dan bersinergi dengan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung guna mempercepat pemulihan pascabanjir di Gayo Lues.
Warga Desa Singah Muloh menyambut positif upaya tersebut. Hamdan (35), salah seorang warga, mengaku akses transportasi sejak banjir sangat terganggu. “Dengan adanya jembatan ini, kami sangat terbantu dan berharap aktivitas bisa kembali normal,” katanya.
Pembangunan jembatan darurat tersebut menjadi bagian dari rangkaian Operasi Aman Nusa II yang difokuskan pada penanganan dampak bencana serta pemulihan infrastruktur dasar di wilayah terdampak.











