ByKlik.com | Lhoksukon — TNI pulihkan akses transportasi warga pascabanjir dengan membangun jembatan Bailey darurat yang menghubungkan Desa Alue Leuhob dan Desa Bukit Hagu, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Pembangunan dilakukan personel gabungan Yonzipur 4/TK dan Koramil 20/Cot Girek Kodim 0103/Aceh Utara, Selasa, 27 Januari 2026.
Jembatan darurat tersebut menjadi solusi utama untuk membuka kembali akses yang terputus total akibat terjangan banjir, sekaligus memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang sempat lumpuh.
Sebanyak 25 personel Yonzipur 4/TK di bawah pimpinan Letda Czi Jazar Irwansyah, bersama Babinsa Sertu Kosim, diterjunkan langsung ke lokasi. Dengan dukungan alat berat berupa ekskavator PC 200 dan crane loader, tim memprioritaskan pembangunan abutmen sebagai landasan utama jembatan, yang hingga kini telah mencapai progres 55 persen.
Meski material utama jembatan Bailey 10 petak tipe 2:1 masih dalam perjalanan menuju lokasi, pengerjaan terus dikebut agar struktur penyangga siap dipasang begitu material tiba.
“Kami fokus menyelesaikan abutmen sebagai landasan utama jembatan. Targetnya, begitu material Bailey tiba, pemasangan bisa langsung dilakukan agar akses ini segera dapat dilalui masyarakat,” ujar Letda Czi Jazar Irwansyah di sela kegiatan.
Proses persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perataan tanah, penguatan struktur, hingga mobilisasi material pendukung menggunakan armada truk. Sinergi antara satuan zeni konstruksi dan aparat teritorial tersebut menjadi kunci percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak.
Pembangunan jembatan darurat ini menegaskan komitmen TNI dalam memastikan akses vital masyarakat kembali berfungsi, sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan warga pascabanjir di Kecamatan Cot Girek.











